(FF)Unpredictional Marriage-Chapter 1

Tittle:Unpredictional Marriage
Author: Cla95
Rating:PG-16
Length: Series
Languange:Indonesian
Pairing: Onew/Hara
Cast: Seungri Bigbang
Summary: Onew mahasiswa lulusan Amerika yang tinggal bersama dua orang temannya dianggap Gay oleh orangtuanya karena satu kejadian yang tidak terduga di apartmentnya. Di sisi lain Goo Hara tidak juga menuruti perintah orangtuanya untuk mengikuti tes ujian masuk Universitas di usir keluar dari keluarganya. Mereka ditendang dari rumah masing-masing dan dapat kembali jika mereka bersedia untuk menikah!

 

 

RING DING DONG RING DING DONG!

“Hyung! Angkat teleponmu tuh!”panggil Key dari luar kamar Onew.

Onew yang masih dalam keadaan setengah sadar dari tidurnya tidak juga bergeming.

Dering ponsel Onew tidak juga berhenti, karena si pemiliknya masih asyik berbaring. Meskipun telinganya juga merasa terganggu karena dering ponselnya sendiri.

“Jonghyun hyung! Angkat deh! Berisik. Dianya emang kebo banget!”teriak Key lagi dari luar kamar Onew.

Seseorang membuka kamar Onew dan meraih ponsel Onew dan membawanya keluar. Onew tersenyum menang sambil berbaring. Ia kembali menarik selimut dan menutupi badannya.

*****

Seungri menggendong sahabat wanitanya yang masih mabuk meski hari sudah berubah menjadi pagi.

“Aish! Hara-ah kapan aku bisa cari pacar kalau kerjaannya cuma nganterin kamu pulang gini.”

Yang di gendong Seungri hanya bergumam tidak jelas. Itulah dampak dari seorang Goo Hara yang tidak mengikuti ujian masuk Universitas tahun lalu. Kerjaan gadis ini hanya pergi ke club dan bermain main dengan sahabatnya Seungri dan Nicole.

Seungri yang notabene-nya sahabat yang bernasib sama Hara harus rela menjadi teman ngebandel Hara, karena Nicole-sahabat Hara satu lagi- sudah sibuk dengan toko roti dan kuliahnya.

“Tuhan mengapa nasib ku buruk sekali.”keluh Seungri. Tinggal beberapa meter lagi jalan yang harus ditempuh Seungri, karena entah kenapa mobilnya mogok 200 meter dari rumah Hara. Seungri menggelengkan kepalanya saat seorang perempuan berambut pendek berlari ke arahnya.

“Masa aku sampai ngebayangin liat Nicole.” keluh Seungri lagi. Dan lagi Hara cuma bergumam tidak jelas.

“Seungri! Hara!”teriak gadis berambut pendek yang Seungri lihat tadi.

“Nicole?..”panggil Seungri yang keningnya sudah dipenuhi keringat. Lelaki ini masih mencoba untuk meyakinkan dirinya, karena Nicole jam segini pasti sibuk untuk kuliah.

“Iyalah siapa lagi? Kamu kenapa sampai keringetan gitu?”

“Apa? Yah capek lah gendong ini kebo. Eh kamu kok disini? Gak berangkat kuliah?”tanya Seungri yang berhenti melangkah dan menarik napas.

Nicole terlihat khawatir, tapi gadis itu bukannya bercerita malah mencari sesuatu di dalam tas-nya. Sebuah tissue. Nicole mengelap keringat Seungri, karena kasihan.

“Thanks, Cole. Ada apa sih?”

“Bahaya! Kamu tahu tadi Ajhussi pagi pagi nelepon!”

“Terus?”

“Dia nanya Hara kenapa gak pulang?”

“Tunggu! Ajhussi udah pulang!”teriak Seungri histeris. Dia baru sadar dengan kalimat yang pertama Nicole ucapkan.

Hara yang merasa terganggu dengan teriakan Seungri terbangun. Gadis itu terhenyak dan memukul kepala Seungri keras.

“Berisik sekali sih!”kesal Hara sembari menguap.

“Hara!”teriak kedua sahabat Hara. Hara turun dari gendongan Seungri dan berjalan linglung menuju rumahnya yang berjarak beberapa meter dari tempatnya saat ini.

“Apa? Aku mau pulang nih.”

“Ajhussi sudah pulang!”pekik Nicole.

Hara menoleh ke belakang dengan wajah idiot, dan tidak beberapa lama kemudian dia berteriak “MWOOOO?”

*******

Setelah selesai mandi, Onew keluar dari kamarnya. Tempat yang ia ingin datangi sekarang ini adalah dapur. Dia tersenyum senang begitu melihat ada ayam goreng di meja makan. Itu pasti masakan Key. Onew, Key dan Jonghyun itu Housemate. Mereka berbagi satu apartment dan membayarnya dengan cara urunan. Karena Onew adalah orang kaya meski sekarang ia pengangguran. Ia membayar setengah dari harga sewa apartment, karena Onew membayar lebih besar dari adik adik-nya yang masih berkuliah itu. Onew dapat menyuruh adik adiknya untuk merawatnya. Sebenarnya Jonghyun dan Key bukan adik kandung Onew tapi mereka sudah sangat dekat sehingga Onew sudah menganggap Key dan Jonghyun sebagai adiknya.

Onew melahap makanannya, tiba tiba ia teringat kalau tadi ada yang meneleponnya dan ponselnya dibawa Jonghyun.

“Key! Dimana ponselku tadi?”panggil Onew.

“Hah?”Key keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada. Dia menatap Onew bingung tidak terlalu jelas karena mulutnya masih penuh makanan.

“Ponsel-ku mana?”

“Tadi Jonghyun hyung yang ngambil.”

“Iya terus mana?”

“Di Jonghyun hyung lah, tadi kalau gak salah abis dia ngangkat teleponmu itu. Dia langsung pergi sambil bawa ponselmu.”

 

“Kenapa dibawa bawa.”kesal Onew yang sudah selesai makan. Ia berjalan menuju tempat cuci piring dan mencuci piring bekas makannya. Onew yang tidak pernah biasa untuk nyuci piring membuat lantai kebasahan. Dia mengelap tangannya lalu berjalan, tapi karena lantai yang basah ia terjatuh dan Key berada dekat dengan Onew membuat Onew jatuh tepat dibawaH Key.

“Hyung! Ah sakit!!”pekik Key.

“Aku juga sakit. Aww!”

“BRAKK!”pintu terbuka.

Itu Jonghyun dan dua orang mengikutinya dari luar. Onew menoleh dengan posisi menindih Key.

“Om..mma! Appa!”pekik Onew. Jonghyun yang melihat Onew dan Key langsung menghalangi tatapan Omma dan Appa Onew dengan tubuhnya. Sayangnya Appa Onew sudah melihatnya dengan tatapan marah.

*******

“Andwae! Andwaee! Andwaee!”teriak Hara. Tubuh gadis ini terangkat karena apitan paksa dari Seungri dan Nicole. Yah Nicole dan Seungri menariknya sampai Hara tidak menginjak tanah.

Hara tadinya mau kabur karena Appa-nya pulang dan dia sedang tidak ada dirumah dan lebih buruk ia tidak pulang kemarin.

“Ah! Jebaall! Aku tidak mau pulang sekarang”ujar Hara lagi tapi tubuhnya yang diapit Nicole dan Seungri tidak dapat menolaknya karena pegangan mereka sangat keras.

Mereka tiba didepan gerbang rumah Hara. Hara melepas paksa pegangan tangan Seungri dan Nicole. Ia menatap sahabat sahabatnya kesal.

“Sudah kau tahu badanku sakit!”kesal Hara.

Nicole dan Seungri hanya diam. Mereka melakukan ini juga untuk mencegah kemarahan Ayah Hara yang nantinya akan semakin besar.

Hara masuk ke rumahnya diikuti dengan Nicole. Nicole menoleh ke arah Seungri dengan pandangan bingung.

“Heh? Diam aja cepat masuk.”kata Nicole. Seungri menatap horor pintu rumah Hara.

“KAU…!”kesal Hara menunjuk Seungri. Seungri menatap horor Hara, ia mendekati sahabatnya yang kebanggaran jenggot. Menurunkan telunjuk Hara yang menunjuknya.

“Ara.. Ara.. Ayo ayo aku ikut udah gak usah marah marah. Aku masuk kok”ujar Seungri sambil menepuk nepuk bahu Hara. Nicole bergidik melihat Hara yang kesal.

Mereka berdua masuk karena pintu rumah sudah dibuka oleh pelayan rumah Hara. Hara tiba tiba mundur beberapa langkah tapi Nicole yang berada dibelakangnya mendorongnya.

“Sudah maju!”sekarang Nicole yang galak menghadapi Hara. Hara yang jarang melihat Nicole marah langsung merangkul tangan Seungri. Ia lupa kalau ia kesal dengan Seungri. Seungri yang sama sama takut dimarahi Ayah Hara tidak menolak rangkulan Hara.

Seorang pria paruh baya dengan syal yang mengelilingi lehernya duduk sambil menghisap kopinya. Hara tersenyum kecil meski ia tahu, ia akan dimarahi dan sebenarnya ia takut. Tapi karena ia terlalu merindukan Ayahnya, ia tidak bisa menyembunyikan senyumannya.

“Goo Hara, Lee Seungri, Jung Nicole!”panggil Ayah Hara.

Ketiga anak muda yang dipanggil langsung merapat dan menunduk. Mereka langsung berpegangan erat.

“Kalian ini! Benar benar..”

“……….”

“Yang satu, kuliah tidak benar membolos setiap harinya.”ujar Ayah Hara menyindir Seungri. Seungri menunduk, Ayah Hara sudah seperti Ayahnya sendiri. Bahkan Ayah Seungri lebih dekat dengannya daripada Ayah ataupun Ibunya yang berdomisili di Jepang.

“Kau.. Jung Nicole! Kamu yang paling waras, tapi kenapa tidak mengadukan kenakalan saudara saudaramu ini padaku!”kesal Ayah Hara. Ayah Hara memang selalu begitu mengganti kata ‘persahabatan’ mereka menjadi ‘persaudaraan’ mungkin karena mereka sudah benar benar seperti saudara. Nicole yang hanya menunduk dan mengeratkan pegangannya pada Hara.

“Dan Kau! Goo Hara! Bisa bisanya!”Ayah Hara tiba tiba meraba dada kirinya. Seungri dan Nicole langsung menghampiri Ayah Hara. Seungri mengambil minum dan Nicole mengelus pundak Ayah Hara. Hara sendiri mendekati Ayahnya takut takut.

“App.. Appaa.. Mian..”ujarnya ragu ragu.

“Pergi!”ujar Ayah Hara. Hara, Nicole dan Seungri membulatkan matanya. Apakah benar Ayah Hara mengusir Hara, batin mereka.

“Ah Appa.. Jangan bercanda.”ujar Hara mengeluarkan aegyo-nya.

Tidak beberapa lama kemudian. Hara keluar dari rumah tampa menggunakan alas kaki. Peralatannya dan baju bajunya yang tersimpan didalam koper dibuang keluar. Hara depresi melihat semuanya, bisa bisanya Ayah sejahat ini padaku, batin Hara. Hara merapikan barangnya yang berceceran memakai sepatu kats satu satunya yang iya punya. Ia duduk di gerbang rumahnya. Ia lupa ponselnya tertinggal di meja ruang tamu.

“Ah bahkan Seungri dan Nicole masih didalam, kenapa aku yang anak kandungnya malah di usir keluar?”kesal Hara. Ia menghela nafas dan menyembunyikan wajahnya di lututnya.

Tiga puluh menit kemudian. Gerbang rumah Hara terbuka dua sahabatnya keluar. Hara yang melihat itu langsung berdiri dan menatap temannya sedih.

“Lelaki tua itu bahkan membiarkan kalian pulang dengan alas kaki, sedang aku?”ujar Hara, menggembungkan pipinya. Seungri mengelus kepala Hara dan memberikan ponsel Hara.

Nicole menatap Hara kasihan.

“Sudahlah menginap dirumahku saja untuk saat ini.”

“Untuk apa?”tanya Hara.

“Yah untuk tidurlah, walaupun kamu duduk disini sampai kapanpun juga. Ajhussi tidak akan luluh.”jelas Seungri. Hara menatap Seungri horor.

“Ah Jangan bercanda.”

“Kita Serius!”ujar Nicole dan Seungri kompak.

“KALIAN SERIUS!!”pekik Hara putus asa. Ia refleks menangis tampa berhenti, ia memanggil manggil Ayahnya tapi Ayahnya mengabaikannya. Entah karena tidak terdengar atau karena terlalu marah.

“Sudah sudah.. “ujar Seungri mengelus punggung Hara.

“Tapi ada satu cara kalau kamu mau pulang.”

“Apa itu?”tanya Hara pada Nicole.

“Ah Cole! Aku tidak setuju dengan syarat itu! Tidak masuk akal.”ujar Seungri memotong pembincaraan Nicole dan Hara.

“Ish! Berisik sekali, apa syaratnya?”

“Begini, Ayahmu terlalu putus asa-jadi-eum..”Nicole terlihat ragu. Seungri juga menggaruk kepalanya frustasi. Keanehan yang dilakukan sahabat sahabatnya membuat Hara berpikir.

“Jangan bilang aku akan dikirim keluar negeri? ah ANDWAAAAE!! AKU MASIH MAU DENGAN KALIAN!”pekik Hara sambil menarik Nicole dan Seungri untuk berpelukan dengan sangat erat.

“Hara.. Eush aku gak bisa nafas.”ujar Seungri.

“Maaf maaf.. Serius aku gak mau meninggalkan kalian..”

Nicole yang benar benar kehabisan nafas, mendorong Hara dan mengambil nafas dalam dalam sebelum membuangnya dan berusaha untuk rileks lagi.

“Siapa yang mau ngirim kamu keluar negeri. Kamu cuma disuruh nikah doang kok!”jelas Nicole kelepasan.

Hara yang senang setengah mati karena tidak harus ke luar negeri melompat lompat dan tertawa ke kedua sahabatnya. Tapi sesuatu membuatnya berhenti melompat, ia menatap ke dua sahabatnya dengan ekspresi kaget. Dia baru memahami perkataan Nicole yang tadi sahabatnya itu ucapkan.

“Tunggu! Me.. Menikah?”

******

Onew duduk diapit oleh Jonghyun dan Key. Mereka bertiga duduk sambil menunduk, tidak ada yang berani mengeluarkan suaranya. Di sisi lain sepasang suami istri paruh baya menatap mereka dengan pandangan yang tidak bisa ditebak.

“Sejak kapan kalian berhubungan?”ujar Omma Onew menatap putranya tajam.

“A.. Aniya.. Ani Ajhumma. Onew.. hyung dan aku tidak ada apa apa. Kami normal bener, tadi tidak sengaja dia terjatuh di atasku.”ujar Key angkat bicara. Lelaki ini tidak mau dianggap Gay hanya karena jatuh tertindih Onew secara tidak sengaja.

“Jangan berbohong. Bagaimana mungkin kalian terlihat hampir..”

“Omma! Jinjja Omma aku normal serius.”ujar Onew memotong perkataan Ommanya.

Jonghyun hanya bisa diam dan menunduk, sebenarnya Jonghyun benar benar ingin tertawa cuma dia harus menjaga kelakuannya dihadapan orangtua Onew.

“Omma tidak percaya.”ujar Omma Onew bersikeras.

“Ehem..”Appa Onew angkat bicara. Mendengar Ayahnya memulai pembicaraan, onew mendongak dan menatap Ayahnya dengan sopan.

“Aku tidak menyekolahkanmu untuk melakukan hal kotor seperti itu.”

“Appa.. Aku suka sama wanita. Sumpah!”ujar Onew, ia refleks menaikkan tangannya dengan bentuk V kearah Ayahnya.

“Bagaimana kami bisa percaya? Kalian tinggal bertiga dan kejadian tadi.”

“Tadi tidak sengaja. Aku tidak berbohong!”

“Lalu apa salah satu dari kalian punya pacar?”

“…….”

“Dugaan kami benar.”ujar Omma Onew.

“Omma. Kami cuma belum punya kandidat yang cocok, kita bertiga normal.”Jelas Onew lagi.

“Pulanglah dan menikah dengan wanita yang kami pilih, Jinki.”

“Mwoo?”

“Hah?”ujar Key kaget.

“Hyung Nikah?”tanya Jonghyun lagi.

“Ya. Kami punya gadis yang cocok denganmu pulanglah.”ujar Omma Onew.

Onew masih bingung dan kaget. Ia menoleh ke arah Key dan Jonghyun yang sama sama terlihat kaget. Ia terlalu bingung untuk menjawab ajakan itu.

“Kalau kamu tidak mau, tidak jadi masalah.”Ujar Ayah Onew. Onew yang mendengar itu tersenyum lebar. Ia tidak menyangka Ayahnya begitu baik.

“Tapi kami tidak akan memberikan uang padamu. Sepeser-pun! Semua kartu kreditmu akan Omma blokir.”

Onew membuka mulutnya, mulutnya membentuk pola O kaget. Selang beberapa detik Key dan Jonghyun juga melotot kaget. Mereka memikirkan nasib mereka. Kalau Onew tidak dapat uang dari orangtuanya dan kartu kredit hyung-nya itu diblokir. Mereka tidak tahu bagaimana membayar sewa apartment karena biaya sewa apartment setengahnya ditanggung Onew.

“Hyung, kita perlu bicara.”bisik Jonghyun.

Mereka bertiga meminta izin kepada orangtua Onew dan masuk ke kamar Onew.

“Gila! Cuma gara gara aku gak sengaja nindih Key.”kesal Onew sambil melemparkan tubuhnya kekasur.

Kedua dongsaeng-nya menatap putus asa.

“Ada apa dengan kalian?”

“Hyung… kayaknya kamu pulang aja deh.”ujar Key yang duduk lesu di pinggiran kasur.

“Iya Hyung..”tambah Jonghyun.

“Tega banget kalian.”

“Lagian hyung.. Kalo hyung masih disini tapi hyung tidak punya uang. Bagaimana kami membayar uang sewa?”jelas Key.

“Hei! Tenanglah aku kan lulusan Amerika dengan nilai baik. Pasti bisa dapat kerja.”ujar Onew berpura pura tidak khawatir.

“Hyung. Empat ratus ribu won gak sedikit.”Jonghyun ikut terduduk lesu.

Mereka bertiga menunduk dan menghela nafas bersamaan.

“lihat sisi baiknya hyung!”pekik Jonghyun tiba tiba.

“Emang ada sisi baiknya?”tanya Key.

“Iyalah ada! Setidaknya Onew hyung cuma disuruh Nikah. Aku yakin Ajhumma dan Ajhussi pasti memilih wanita cantik dengan badan yang bagus.”jelas Jonghyun sambil membayangkan wanita yang akan dinikahkan Onew.

“Mesum!”Onew melemparkan bantal ke arah Jonghyun.

“Tapi benar juga sih kata Jonghyun hyung~”

“Kalian benar benar!”

*****

Omma dan Appa Onew duduk diam menunggu anaknya keluar. Mereka sedikit menghela nafas karena anak satu satunya tidak juga keluar dari kamarnya.

“lama sekali anak itu.”

KRAACK!

Pintu kamar Onew terbuka dan keluar lah tiga orang lelaki yang tadi masuk ke kamar itu.

Onew keluar dari ruangan itu dengan mendorong sebuah koper.

“Ayo kita pulang.”

TO BE CONTINUED!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements