(FF)CITY of SILENT – Chap 3

Title: City of silent
Author: Cla
Genre: Love , friendship, MIstery
Rating: PG17
Length: Series
Language: Indonesian
Pairing: Minho/Krystal, Minho/Yuri, Onew/Hara, Key/Nicole, Jonghyun/Sulli, Mir/Sulli
Casts: Kara, SHINee, MBLAQ, 2AM
Summary: sekelompok remaja modern dari SEOUL melakukan perjalanan keluar kota tampa tujuan. Mereka bertujuan untuk melakukan liburan yang tak mungkin terlupakan. Tapi sesuatu merubahnya salah seorang dari mereka yang memiliki six sense merasakan akan ada hal yang buruk terjadi mereka. Tapi pemberitahuan dari Krystal tidak dihimbau oleh mereka. Karena merasa bahwa hal yang dikatakan Krystal sungguh tidak wajar. Saat mereka bermalam disuatu tempat. Salah satu dari mereka menghilang tampa jejak. Hanya meninggalkan tulisan tampa arti yang berwarna merah seperti darah. Dan petualangan mereka di City of silent dimulai..

Hara melihat sekelilingnya. Ia berada di ruangan tertutup dan tubuhnya melekat erat pada kursi kayu yang ia duduki. Ia terikat bukan pasti diikat oleh seseorang. Matanya lelah, ia belum menyadari bahwa ia berada ditempat yang asing. Satu dua tiga menit. Mata Hara baru terbuka dengan benar.

“dimana aku?”bisik Hara pelan. Ia masih ingat betul kalau tadi malam ia masih tertidur di mobil Onew tapi sekarang kenapa ia berada di ruangan kosong ini. Manik matanya berputar melihat sekeliling ruangan. Matanya menangkap sebuah rak dengan puluhan toples kaca transparan. Sesuatu membuat bibirnya kelu dan takut. Tubuhnya bergetar dengan cepat begitu menyadari isi dari toples toples kaca itu.

“ONEEEW! ONEWWWWW ONEEEWWWW! DIMANA KAU?? ONEWWW AKU INGIN KELUAR!” Hara berteriak terus menerus. Sepertinya suaranya hampir mau habis, tapi walaupun Hara merasa tenggorokannya mulai kering ia terus menyebut nama Onew.

Pintu besar diruangan itu terbuka dan sosok perempuan muncul diambang pintu. Ia tersenyum kepada Hara. Senyuman itu lebih seperti seringai yang menakutkan.

“Tolong jangan berteriak. Nanti pita suaramu tidak ada harganya.”

***

“Onew hyung. Tolong tenang sedikit mungkin Hara dan Minho sedang mencari penginapan.”Key mencoba menenangkan Onew yang sedari tadi berjalan kesana kemari dengan geraman marah yang muncul tiba tiba.

Krystal hanya duduk dihamparan rumput hijau yang sedikit menurun melipat kedua tangannya ke lututnya. Ia terlihat khawatir tapi dia hanya diam tidak mengekspresikan kekhawatirannya seperti Onew. Kakak sepupu Minho.

“Krystal?” panggil Mir. Lelaki itu menyentuh pundak Krystal dan duduk disebelah gadis itu.

“Masalah penglihatanmu waktu itu..”Mir mengatakan hal itu dengan ragu.

Krystal menatap Mir dalam. “Apa kau mulai mempercayaiku,sunbae?”

Mir mengangguk pelan. Beberapa menit berlalu dan mereka hanya berdiam diri.

“Aku akan cari cara untuk pulang. Kita semua harus pulang.”kata Mir akhirnya. Ia tersenyum kearah Krystal. Mungkin itu senyuman pertama yang Mir berikan pada Krystal, karena sebenarnya hubungan mereka sangat kikuk.

“Kenapa kau berubah?”tanya Krystal.

Mir menghela napas. Ia baru saja mau menceritakan firasatnya setelah bertemu dengan gadis bisu itu tapi Sulli tiba tiba datang menghampiri mereka.

“Maaf kalau aku mengganggu kalian. Minho oppa kembali tampa Hara.”jelas Sulli. Lalu ia pergi ada nada dingin dari perkataan Sulli tapi Mir dan Krystal mengabaikannya, karena keduanya lebih tertarik dengan keadaan Minho.

“KAU BAWA KEMANA HARA! KENAPA BUKAN GADISMU YANG MENGHILANG BRENGSEK!”

DEG!

Krystal menghentikan langkahnya. Ia melihat sesuatu yang tidak pernah ia lihat sebelumnya. Onew membogem mentah Minho yang terlihat begitu kusut.

Minho hanya melempar pandang bingung. Ia tidak mengerti. Sepersekian detik tatapan mata Minho tertangkap oleh mata Krystal sehingga terjadi sebuah eye-contact tapi Minho malah menunduk dan mengalihkan tatapannya dari Krystal.

“maksudmu?”

“HARA MENGHILANG BRENGSEK DAN ITU KARENA RENCANAMU!”Onew siap melancarkan bogem keduanya tapi Krystal berlari dan memblok Onew untuk tidak memukul Minho. Onew otomatis menghentikan gerak tinjunya karena Krystal yang pasti akan terkena.

“Oppa.. Tolong jangan!” bisik Krystal memohon. Onew menghela nafas.

“BERITAHU DIMANA DIA SEKARANG.”walaupun tangan Onew sudah jatuh bebas disamping pinggangnya tapi Onew masih merasa emosi dan ia tidak bisa menahannya.

“AKU TIDAK TAHU APA APA!”marah Minho akhirnya. Ia kesal karena tiba tiba dituduh yang macam macam.

***

Dua jam berlalu. Dan suasana mencekam tidak juga hilang. Jonghyun dan Onew pergi untuk mencari Hara sedangkan yang lainnya masih diam. Krystal membersihkan luka di pipi dan bibir Minho.

“Sakit?” tanya Krystal pada Minho. Minho hanya tersenyum lemah dan mengabaikan tatapan Krystal. Ia terus menunduk.

“Apa kau tahu tentang sesuatu Minho?”tanya Krystal takut takut.

“Ani.”sahut Minho pendek. Krystal menelan ludah dia tidak pernah sekikuk ini jika bersama Minho, yang notabenenya kekasihnya tapi sekarang ia bingung harus bicara apalagi.

“Aku cari Nicole unnie dulu. Mungkin dia membawa sebotol soda.”kata Krystal meninggalkan Minho didalam mobil.

Tidak beberapa lama kemudian Key masuk kemobil itu dan menutup pintunya rapat.

“ada apa?”tanya Minho. Ada nada kurang bersahabat dari pertanyaan itu.

“Aku percaya padamu. Tapi jelaskan kemana kamu semalam? Apa kau tahu sesuatu?” interogasi Key. Minho menghela nafas.

“Aku..”Minho tidak melanjutkan perkataannya. Ia malah melamun dan mengingat kejadian semalam yang begitu indah baginya. Ia benar benar tidak bersama Hara. Dia dengan gadis lain yang begitu sempurna menurutnya. Dia sadar bahwa dia berdosa karena dia telah memiliki Krystal tapi Minho tidak bisa lupa ciuman ciuman dari perempuan itu.

“Minho ya?”

“Tidak aku tidak tahu apapun. Aku kemarin hanya ingin berjalan jalan.”

“Kenapa tidak langsung kembali kesini?”Interogasi Key lagi. Terlihat bahwa Minho tegang saat ini.

“Aku tidak tahu jalan pulang. Aku.. Tersesat.”

“begitukah?”tanya Key lagi.

“Yah. Aku yakin Hara juga seperti itu.”

“maksudmu?”

“tersesat.”

“Dia perempuan Minho.”

“Aku tahu.”

“Dia benar benar menghilang.”ujar Key. Ada nada menyalahkan dalam kalimat itu.

Nada menyalahkan Key membuat Minho sadar, kalau Hara benar benar hilang. Ia memutar otaknya kenapa semua bisa terjadi. Ia mengingat kejadian semalam dan tidak ada yang aneh. Ia hanya melakukan ciuman dengan gadis cantik bernama Kwon Yuri tapi tidak terjadi hal hal yang aneh. Kenapa bisa Hara menghilang?

Apa Yuri penyebabnya? Minho siap keluar dari mobil tapi Krystal menatapnya khawatir.

“Jangan pergi.”

“Biarkan yang lain saja Oppa.” Krystal menjatuhkan kaleng soda yang tadinya untuk memijat luka pada wajah Minho.

“Tidak bisa. Ini tanggung jawabku Krystal.”

Minho berlalu tapi Krystal memeluknya dari belakang. Anehnya Minho mulai berfantasi bahwa yang memeluknya adalah Yuri. Minho menelan ludah dan berbalik ke arah Krystal.

“Percaya padaku.”Minho mencium kening Krystal penuh sayang. Lalu berlari tampa mengajak siapapun meninggalkan Krystal yang menangis. Key yang baru saja keluar dari mobil satunya langsung berlari ke arah Krystal. Krystal terus menangis dan refleks Key memeluknya. Mereka tidak sadar bahwa Nicole sedang menatap mereka curiga.

*******

Onew dan Jonghyun mencari Hara. Mereka sudah cukup jauh dari tempat mereka menginap semalam. Mereka berdua berjalan menuju jalan setapak kecil yang menanjak dengan pepohonan hijau yang rindang. Wilayah ini sungguh terawat,rasanya cukup aneh untuk mereka berdua bahwa sampai saat ini, mereka belum menemukan penginapan ataupun penghuni kota ini.

“Ponselmu?”tanya Jonghyun tiba tiba.

“Apa? “

“Ada sinyal tidak?”

Onew meraih ponselnya yang berada di saku bajunya.

“Tidak. Tapi sepertinya akan ada nanti.”jawab Onew.

Mereka melanjutkan perjalanan mereka sampai jalan setapak itu berakhir. Dan mereka dapat melihat batu yang cukup besar. Tingginya setengah dari tinggi Onew. Tidak ada apa apa disana tetapi tempat itu berbau anyir.

Onew melirik ke arah Jonghyun yang berjalan ke belakang.

“Apa?”tanya Jonghyun refleks.

“Bau bangkai.” Onew mengatakan itu dengan pandangan ketakutan dimatanya. Jelas sekali ia mulai berfantasi tentang apa yang sedang terjadi pada kekasihnya Hara sekarang.

“Betul. Aku rasa hanya bangkai binatang. Kota ini dekat hutan kan?”ujar Jonghyun mencoba menenangkan walau kentara sekali Jonghyun khawatir.

“Begitukah?”

“Ayolah. Jangan berlebihan kau tahu bagaimana kikuk Hara. Aku yakin dia hanya tersesat.”Jonghyun menenangkan Onew dan menarik bahu Onew serta merangkulnya.

“Aku rasa kita harus turun dari sisi ini.”Jonghyun memimpin perjalanan sekarang. Dia menuntun Onew keturunan berbatuan yang dekat dengan rerumputan segar yang hijau.

Jonghyun sampai lebih duluan kebawah daripada Onew. Onew masih terlihat linglung karena bau anyir tadi.

Setelah sampai di bawah mereka melihat sebuah rumah kecil. Rumah itu benar benar kecil seperti sebuah kamar. Ditambah lagi dinding rumah tersebut terbuat dari kayu.

Onew yang melihat rumah itu. Langsung berlari mendekati. Jonghyun menyusul Onew dibelakang.

Onew mengetuk pintu rumah itu tapi tidak juga ada yang keluar. Dengan kesal Onew menendang pintu.

“HARA!”panggilnya. Ia berpikir pada Hara. Tapi dia tidak menemukan seseorangpun didalamnya. Onew melangkah masuk ke rumah kecil itu tapi Jonghyun menahannya tiba tiba.

“Aku rasa dia tidak disini?”

“Aku berpikir sebaliknya.” Onew melepaskan pegangan Jonghyun pada bahunya.

Jonghyun menghela nafas. Walaupun ia berpikir hal ini tidak baik tapi akhirnya ia mengikuti langkah Onew masuk kedalam rumah kayu itu. Baru beberapa langkah, pintu itu tertutup dengan suara bantingan pintu yang cukup keras. Refleks mereka menatap kearah pintu.

*******

Krystal sudah mulai tenang. Ia duduk bersama Mir di dekat pohon. Mereka baru saja memakan sepotong roti yang memang di persiapkan nicole.

“Dimana Onew hyung?” tanya Jinwoon pada Key.

Key menggeleng. Dia memberi sinyal untuk tidak bertanya tentang itu karena ada Krystal tapi Jinwoon tidak mengerti.

“Lalu dimana Minho?”tanya Jinwoon kesal. Krystal menatap kearah mereka lalu menunduk lesu. Key yang kesal langsung menarik Jinwoon menjauh.

“Kau kenapa sih?”kesal Key.

“Apa?”

“Kau tahu Hara menghilang dan Onew serta Minho mencarinya. Kenapa masih nanya?”

“Aku tahu. Maksudku kenapa mereka belum pulang juga sampai sekarang?”ujar Jinwoon cepat.

“Aish. Mana aku tahu. kalo malam ini mereka tidak kembali kesini. Kita akan ikut mencari.”

“Kau gila! Tidak lebih baik cepat lapor polisi.”

“Kau kira ada polisi disini?”

“Tapi kan ada ponsel.”

“Kita tidak dapat sinyal.”

“AAAAAH!”

“Krystal gweunchanayo?”

Key dan Jinwoon yang sedang berdebat langsung berlari menuju sumber suara kesakitan itu.

Key melihat Nicole telah memeluk Krystal yang menunduk dan seperti kehabisan nafas.

Key menghampiri Krystal dan Nicole dan tampa ia sadari pria ini melepas pelukan Nicole dari Krystal dan menggantikannya dengan pelukannya.

“Apa kau melihat sesuatu lagi?”

“Onew oppa Jonghyun oppa. Tolong mereka..”

Rahang Key mengeras,ini benar benar diluar prediksinya. Ini bukan masalah temannya yang tersesat tapi masalah tentang keselamatan mereka.

Jinwoon,Mir dan Sulli hanya melihat ke Krystal dengan pandangan takut berbeda dengan Nicole yang menatap mereka aneh. Ada pandangan tidak suka dari Nicole ke Krystal ataupun Key. Tidak ada satupun yang menyadari bahwa Nicole mulai cemburu dan hal itu membuat keadaan bertambah buruk.

TO BE CONTINUED!

A/N : lagi kesel sama Silent Readers. Tiba tiba datang minta FF dilanjut dan sok deket. Look! I’m only nice to people who keep the rules!

Advertisements