(FF)CITY of SILENT – Chap 2

Title: City of silent
Author: Cla
Genre: Love , friendship, MIstery
Rating: PG17
Length: Series
Language: Indonesian
Pairing: Minho/Krystal, Minho/Yuri, Onew/Hara, Key/Nicole, Jonghyun/Sulli, Mir/Sulli
Casts: Kara, SHINee, MBLAQ, 2AM
Summary: sekelompok remaja modern dari SEOUL melakukan perjalanan keluar kota tampa tujuan. Mereka bertujuan untuk melakukan liburan yang tak mungkin terlupakan. Tapi sesuatu merubahnya salah seorang dari mereka yang memiliki six sense merasakan akan ada hal yang buruk terjadi mereka. Tapi pemberitahuan dari Krystal tidak dihimbau oleh mereka. Karena merasa bahwa hal yang dikatakan Krystal sungguh tidak wajar. Saat mereka bermalam disuatu tempat. Salah satu dari mereka menghilang tampa jejak. Hanya meninggalkan tulisan tampa arti yang berwarna merah seperti darah. Dan petualangan mereka di City of silent dimulai..


PART 1

Setelah insiden itu ada perubahan pada diri Mir. Ia merasa perkataan Krystal benar. Mereka tidak harus masuk ke kota tampa nama ini. Ada banyak kejadian aneh. Tapi mir lebih baik menyimpan ini sendiri, dia tidak mau dianggap gila. Dan isyarat wanita kemarin benar benar membuatnya penasaran.

“Apa tidak ada penginapan?” Tanya Key yang membuyarkan lamunan Mir.

“Aku tidak tahu.”Jawab Mir, Jinwoon terkekeh melihat jawaban Mir yang tampa intonasi.

“Kau tahu Key? Mir jatuh ciinta pada gadis bisu tadi.” Ejek Jinwoon.

Nicole dan Key yang berada di jok belakang hanya terkekeh tapi Mir? Dia diam tidak tertarik.

*************

Minho putus asa, ia tidak menemukan sebuah rumah yang layak menjadi penginapan. Ia menatap Krystal yang tertidur dibahunya. Keringat didahinya membasahi kaus Minho.

“Hyung aku rasa kita berhenti dulu/” ujar Minho. Jonghyun yang pindah dari mobil Mir berdecak.

“Kita cari penginapan saja dulu sampai dapat ya?” tolak Onew. Minho menggeleng cepat rasanya keterlaluan membiarkan hyung-nya terus menyetir tampa istirahat dan Krystal juga ingin beristirahat.

“sudah terlalu malam. Kita berhenti dan tidur di dalam mobil saja. Aku akan tidur diluar kalau perlu .”

“ah baiklah.” Onew menepikan mobilnya didekat pohon besar dan rerumputan yang luas. Ia menyelimuti Hara yang sudah terlelap dari tadi, mungkin lelah. “mimpi indah sayang” ujar Onew, lalu ia mengecup hidung Hara dan menutup rapat pintu mobilnya.

Jonghyun ikut turun setelah itu. Ia membuka pintu mobil pelan pelaan tetapi sesuatu menahannya, tangan seseorang wanita itu Sulli.

“Sunbae.. aku mohon tetpap disini..”

“hah?” Jonghyun merespon permintaan Sulli, dia tidak mengerti apa yang dimaksud Sulli.

“Tolong tetap disini, aku takut.” Jonghyun menatap Sulli tajam meski ini sudah gelap tapi lampu didalam mobil dinyalakan, sehingga walau redup mata mereka masih bisa bertemu.

“Krystal dan Hara akan terganggu.” Kata Jonghyun sok keren tiba tiba. Sulli menatapnya aneh.

“Maksudnya mengganggu, memang apa yang akan kau lakukan padaku?” Tanya Sulli bingung.

Jonghyun menggaruk tengkuknya, ia bingung harus menjawab apa ini salahnya karena salah bicara. Sulli masih menunggu jawaban dari Jonghyun.

“Ah ani…! Aku mau keluar sekarang.. bye!” Jonghyun melepas tangan Sulli dan keluar dari mobil.

Jonghyun menekan dadanya. Gadis ini membuatnya gila, diam diam memang Jonghyun menyukai Sulli. Ia berjalan menghampiri Onew dan Minho yang duduk di rumput rumpur yang sedikit menanjak seperti tanjakan tapi tangan seseorang menyentuh pundaknya.

“YA! Jangan sentuh aku!” reflex Jonghyun, ia berbalik dan menemukan Sulli yang menunduk.

“ah! Sulli ani… aduh aku tidak berniat meneriakimu aku kira kau anak kelas 2 mian.” Sulli mengangguk kecil tapi tetap menunduk. Ia tiba tiba meraih tangan Jonghyun tiba tiba dan memeluknya.

“tolong aku benar benar takut.” Ujar Sulli pelan.

“Mir kau tidur diluar sama Minho!” perintah Jinwoon seenaknya. Jinwoon bersiap mendengar omelan Mir tapi tidak terdengar apapun Mir keluar menurut tampa protes satu katapun. Jinwoon melongo tidak percaya.

“Key dia kesurupan, benar benar kesurupan!” ujar Jinwoon sambil menepuk kedua pipinya bergantian, matanya masih mengamati Mir yang berjalan kea rah pohon besar. Key hanya tersenyum kecil.

“Jangan terus menggodanya, dia akan membunuhmu lama lama. Kenapa kau masih disini?”

Jinwoon berbalik ke jok belakang dan menatap Key lugu. “Memangnya aku harus kemana?”

“Keluar tentu saja.” Jinwoon mengganti ekspresinya menjadi kaget dan membulatkan matanya yang kecil.

“kau gila disitu dingin eh maksudku diluar dingin!” Jinwoon mencoba meminta bantuan dari Nicole tetapi Nicole telah tewas di bahu Key. Ia mendesah putus asa.

“Tunggu apa lagi?” ujar Key benar benar sinis.

“Ya kenapa aku harus keluar? Jangan jangan kaliaaan…..” jinwoon memandangi Key dan Nicole bergantian. Dan telunjuknya juga menunjuk keduanya bergantian.

“YA! Berisik! Sekali! Cepat keluar.” Ujar Key kehilangan kesabaran. “Aku hanya menjaganya.” Key membela diri, kau ini mesum sekali!”

“Tapi kan kata Mir kalau wanita dan pria berada di satu ruangan hanya berdua aka nada…” Jinwoo berteriak AW sebelum menyelesaikan kalimatnya, karena dengan sukses Key memukul kepalanya.

“Ah ara ara! DASAR TUKANG PUKUL!” kesal Jinwoon sambil mengelus kepalanya, ia keluar mobil dengan cepat takut Key bisa menggapai kepalanya lagi dan memukulnya lagi.

“Gila!” kesal Key.

“Panas yah? Eum..” Nicole mengigau dan sesuatu keluar dari mulutnya air. Key melotot tidak percaya.

*************************

Mir keluar dan duduk didekat pohon besar, menyadarkan kepalanya pada pohon itu. Ia bisa melihat tidak jauh dari tempatnya duduk Sulli sedang berbicara dengan Jonghyun dan terlihat seperti tertawa. Sial! Moodnya hancur seketika. Mir diam diam ternyata juga menyukai Sulli. Hanya saja Mir malu kalau ia harus mengatakannya duluan walaupun ia lelaki tapi gengsinya seperti anak gadis. Mir mencoba menetralkan pikirannya dan memejamkan mata, perlahan perlahan ia tertidur.

*****************************

Jinwoon tidak dapat tidur, ia mencoba tidur dekat Minho tapi posisinya tidak terlalu enak, punggungya akan sakit pikirnya. Ia berjalan pelan mendekati Mir yang terlihat pulas tidur di dekat pohon besar. Ia melewati Sulli yang tidur dibahu Jonghyun sambil berpegangan tangan. “Sok romantic banget!” umpat Jinwoon.” Ia melihat dua buah mobil yang terpakir sembarangan. “Ah aku insomnia disaat yang tidak tepat!”

Jinwoon berjalan mengelilingi mobil yang berisi Krystal dan Hara berulang ulang, lalu berjalan kedepan dan kebelakang secaara terus menerus. Ia terlalu bingung apa yang harus dilakukan.

Terdengar jejak kaki seseorang. Jinwoon menajamkan pendengarannya dan sembunyi di pohon besar disebelah Mir tidur. Ia menatap ke segala arah mencari sumber suara.

Tidak ada siapapun ia menarik nafas sedikit menggosok tengkuknya. “aneh sekali?” ujarnya, ia jadi paranoid dan takut setengah mati. Apalagi ini sudah benar benar tengah malam. Ia menghampiri Mir dan meraih tangannya memeluknya seperti apa yang dilakukan Sulli pada Jonghyun. Ia menutup mata dan menghitung domba supaya bisa tidur.

********************************

Minho bangun dari tidurnya, ia mimpi buruk. Ia bangun dan menghampiri mobil Onew. Ia harus mengecek Krystal pikirnya. Tetapi terdengar bunyi jejak kaki pelan. Ia terlalu penasaran dan mengikuti suara jejak kaki itu. Ia menemukan sosok perempuan cantik tersenyum padanya tubuhnya begitu sempurna. Entah apa yang ada dipikiran Minho tapi semenjak menatap gadis ini di pepohonan yang begitu menyejukkan dan membuatnya bergidik dalam waktu yang sama. Ia bisa lupa dengan Krystal, Minho membalas senyuman gadis itu dan menariknya mendekatinya.

“kau siapa?”

“Yuri, kwon yuri.” Gadis itu menjawab dengan senyuman maut. Minho menatapnya dalam ia sepertinya jatuh cinta pada gadis ini.

“Kau kenapa?”

“Aku?” gadis itu balik bertanya. Minho kembali diam, ia menatap wanita itu lagi dalam. Wanita itu mendekati Minho hingga Minho sedikit mundur, tetapi wanita itu menariknya mndekat. Minho bisa merasakan wangi gadis ini berbeda.

Gadis ini berjinjit dan meletakkan kedua lengannya yang melingkar dileher Minho, mendorongnya agar turun perlahan tampa disadari bibir wanita ini sudah menyapu bibir Minho, mereka melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan. Karena mereka tidak memiliki hubungan apapun. Minho seakan lupa bahwa ia memiliki Krystal, ia tetap melanjutkan ciuman mereka.

**********************************

Key bangun dari tidurnya, ia bisa melihat langit masih sedikit gelap tetapi sepenuhnya ini pagi. Bisa terlihat cahaya matahari yang mulai muncul. Ia tersenyum melihat Nicole disampingnya. Mengecup pipi pacarnya itu pelan pelan. Ia berniat untuk mengganti baju karena kaus yang iya kenakan pasti bahu karena air liur Nicole. Ia geli sendiri membayangkannya.

Key keluar dari mobil dan mendapati mobil Onew yang tidak terlalu jauh dari mobil Mir terparkir. Ia jadi ingin melihat Krystal. Ia berjalan pelan menuju mobil itu. Ia sedikit tersenyum kecil saat melihat Jinwoon memeluk tangan Mir. “kalian seperti kucing dan tikus tapi tidur berpelukan.”

Mir menemukan pintu mobil yang terbuka. Ia melihat kedalam dan mendapati Krystal yang tidur seorang diri di dalam mobil. Bukannya harus ada Hara? Minho memberitahunya kalau Hara tidur bersama Krystal. “apa mungkin pergi bersama Onew?” Key samar samar melihat Onew yang tidur lelap seorang diri. Ia mengelilingi tempat yang mereka jadikan untuk istirahat dan menyadari dua temannya menghilang. Hara dan Minho. Ia membangunkan Onew dan memberitahu hal itu. Onew terlihat kaget dan marah.

“APA MAKSUDMU KIBUM?”

“tidak ada Hara dan Minho, hyung!”

“kau gila!” Onew berlari menuju mobil dan memang hanya mendapati Krystal.

Onew meneriaki nama Hara dan Minho keras, membuat semua orang terbangun.

Mir menguap dan merasakan tangannya berat, ia melihat kesamping dan menemukan Jinwoon yang memeluknya erat. Ia memukul kepala Jinwoon dengan tangan yang lain.

“kau gila! Apa yang kau lakukan padaku tadi malam?” pekik Mir ia menarik tangannya secara paksa dan menyilangkannya pada dadanya. Jinwoon masih setengah sadar ia hanya tersenyum.

“mian hoaaaaaaaaaaaaaaaaam”

“KAU MELIHAT MINHO ATAU HARA?” Tanya Key khawatir. Mir menatap Key bingung dan menggaruk kepalanya. Jinwoon juga tampa sengaja melakukan hal yang sama.

“MEREKA HILANG!”

“MWO?” teriak Jinwoon dan Mir berbarengan.

Mereke melihat Onew yang berlari kesana kemari dan bajunya yang sedikit lepek karena basah oleh keringat.

“INI SERIUS?” Tanya Mir.

Jinwoon menelan ludah, ia takut ini ada hubungannya dengan suara jejak kaki seseorang tengah malam.

“Jinwoon apa kau tahu sesuatu?”Tanya Key.

Jinwoon masih bingung antara mau bercerita atau tidak. Jonghyun datang menghampiri mereka dengan Sulli yang menempel terus padanya. Sulli terlihat depresi akut. Ia memeluk pinggang Jonghyun erat sekali. Mir berdecak kesal.

“apa kau tahu sesuatu?” Tanya Jonghyun menuduh Jinwoon yang terlihat ragu.

“Apa maksudmu? Menuduh temanku? Begitu?” Mir berdiri dan menantang Jonghyun. Ia menghampiri Jonghyun lebih dekat tapi Key menahannya.

“Mir aku memang mendengar sesuatu tadi malam..”ujar Jinwoon pelan.

“ONEW! Kemari!” teriak Jonghyun.

Onew berlari kencang menghampiri mereka, ia terlihat benar benar berkeringat dan kesal, serta frustasi.

“APA?” tanyanya Emosi.

“ceritalah Jinwoon. Ayo..” pinta Key. Jinwoon menghela nafas dan bercerita apa yang terjadi tadi malam. Disaat Jinwoon bercerita  Krystal dan Nicole berpelukan didekat mobil Onew, mereka harus selalu bersama pinta Key.

Jinwoon menyelesaikan ceritanya dan menatap Onew takut. Ia tahu bahwa Onew sensitive tentang Hara dan ia sedikit takut dihajar oleh Onew.

“DIMANA CHOI MINHO BRENGSEK ITU. INI SEMUA KARENANYA!” teriak Onew.

****************

”AH DIMANA AKU TOLONG AKU! ONEW! ONEW!”

Next Chap.

“KAU BAWA KEMANA HARA! KENAPA BUKAN GADIS MU YANG MENGHILANG BRENGSEK!”

“AKU TIDAK TAHU APA APA!”

———-

“Apa kau tahu sesuatu Minho?”

“ANI….”

———

“Minho jangan pergi, biarkan yang lain!”

“Aku harus bertanggung jawab Krystal..”

a/n : remember this fic? Hahahahahahahaha sorry for long update! tenang bakal aku lanjutin kok 😀 heheheheh aku bakal ngelanjutin cpeeeeeeet kalo kamu pada komen disini. SO BE A GOOD READER!

Advertisements