(FF) SHARE APARTEMENT! – PROLOG

Tittle        : SHARE APARTEMENT!
Author     : Clariska Jung
Genre       : Romance, Comedy
Rating      : PG15+

Length     : series.
Cast  : SHINee, KARA, MBLAQ’S Yang Seung Ho
Pairing     : Jonghyun with Gyuri
Summary : Gyuri never shared anything to anyone! She was just very cold woman because of the past love story. BUT! Suddenly she had to SHARE HER APARTMENT with a BOY!

Terdengar bunyi derap kaki, seperti seseorang yang sedang berlari. Terlalu terburu buru. Gadis ini terlalu terburu buru, terlambatkah?

Gyuri melihat arloji di tangan kirinya, bagus! Jam 08.15! Lewat 15 menit dari jadwal meetingnya. Yah hanya meeting tentang tema majalah bulan depan. Tapi ini sangat penting! Dia salah satu yang di pertimbangkan untuk memberi ide dan sekarang?. Gyuri tetap berusaha berlari. Tidak peduli dengan bunyi yang ditimbulkan high heels nya yang menyentuh lantai. Masuk kedalam lift kantornya Yah lantai 21!

TING!

Gyuri sedikit berlari tidak terlalu kencang, lebih seperti berjalan cepat menuju tempat meeting berlangsung. Membuka pintu setelah mengetuk perlahan.

“Anyeong! Maaf aku terlam… Bat.” gyuri menatap seisi ruangan. Sial! Menatap arlojinya jam 8.20. Mana mungkin meeting berlangsung hanya selama 20menit.

Gyuri berjalan masuk, menghampiri seorang wanita yang sedang membaca majalah. Majalah terbitan perusahaan Gyuri.

“Siapa yang menang? Kau atau Victoria?” tanya Gyuri, sedikit menghela nafas. Dadanya naik turun dia baru sadar kalau sudah banyak berlari.

“Menang apa?” tanya wanita itu, menoleh ke arah Gyuri dan terkekeh geli.

“untuk apa kau berlari Gyuri?” tanya wanita itu.

Gyuri menjatuhkan tubuhnya ke kursi. Tidak terlalu empuk tapi cukup membuatnya nyaman, sedari tadi dia berlari dengan high heels, bisa kau bayangkan?

“Seungyeon-ah jangan pura pura bodo, ide siapa yang menang?”

“aigooo~ Gyuri! Kau cantik tapi bodoh” Seungyeon masih tertawa kecil.

“apa? kenapa kau bilang aku bodoh?” tanya Gyuri, sambil mengernyitkan dahinya. Merasa sakit saat High heelsnya dilepas pelan. Merah jemari kakinya merah. Sial!

“meeting tentang tema bulan depan itu tanggal 13 sayang!bukan tanggal 3, aigooo aigooo…” seungyeon masih terkekeh.

Gyuri menepuk kepalanya. Ah! Kenapa bisa bisanya ia tidak teliti. Hari yang sial.

“Kau menunggunya kan?” tanya Seungyeon menebak. Membuat Gyuri sedikit tidak nyaman. Mengalihkan pandangannya, tidak lagi menatap Seungyeon. Tapi bola matanya mengitari ruangan itu.

“Gyuri ya!” panggil Seungyeon.

“eoh?”

“tadi malam kau masih menunggunya online kah?” tanya Seungyeon lagi.

“molla..”

“aigooo kau ini, selalu tidak berbagi cerita denganku! Aku ini temanmu Gyuri.” Seungyeon mengerucutkan bibirnya, menatap kesal Gyuri.

“ah tidak ada yang perlu aku ceritakan Seung yeon, kau terlalu berlebihan.” Gyuri berusaha keluar dari pembicaraan itu.

“Jumping Jumping Now!” bunyi ringtone ponsel Gyuri. Gyuri menghela nafas. Bagus! Dia tidak perlu mencari alasan untuk pergi dari pertanyaan Seungyeon. Tersenyum pada Seungyeon.

“Wah! Eommaku telfon! Aku pergi dulu Seungyeon!” berjalan keluar ruangan meninggalkan Seungyeon yang menatapnya kesal.

“Yeoboseyo! Eomma bogoshippo…”

“….”

“mwo? Hah? Tidak aku free eomma, wae?”

“….”

“Ah ? Apa? Iya iya aku akan ke sana sekarang,”

“….”

“ne chankkamman eomma..”

Gyuri menekan tombol end call. Sedikit berpikir, untuk apa eommanya menyuruhnya pulang berkunjung ke rumah. Menatap arloji lagi, bagus dia bisa pulang cepat hari ini.

Menatap salah satu karyawan, memanggilnya dengan satu jentikan jari.

“Sooyoung-ssi, hari ini aku pulang cepat karena urusan keluarga, tolong beritahu pusat dan Seungyeon..”

“ah ne nona…”

********

“Mwo! Eomma jangan bercanda!” Gyuri sedikit menaikkan volume suaranya. Dia terdengar setengah berteriak kaget.

“ani..” ujar Eomma Gyuri pendek. Gyuri mengikat rambutnya. Terlalu panas yah situasi ini terlalu membuatnya berkeringat. Bagaimana bisa alasan Eommanya menyuruhnya berkunjung adalah hal ini.

Yah Gyuri harus berbagi apartementnya dengan anak kenalan Eommanya yang sedang mengikuti kuliah singkat di Korea. Dan anak itu NAMJA! Gila!

“aku tidak mau!” tolak Gyuri kesal. Menggerakkan tangannya ke wajahnya seperti sedang menggunakan kipas angin.

“Apa salahnya, membantu anak keluarga Kim?” tanya Eomma Gyuri tegas. Ah Gyuri putus asa, dia yakin dia akan kalah. Tapi apa salahnya berusaha?

“Eomma dia laki laki dan aku?”

“Aku yakin dia pria baik baik Gyuri! Dia tidak akan melakukan hal bodoh dan melakukan sesuatu pada yeoja sepertimu.”

“yeoja sepertiku? Maksudmu?” Gyuri menatap Eomma bingung sekaligus heran.

“yeoja kesepian…”

Gyuri membulatkan matanya, menatap Eommanya garang. Sial! Apa setelah 2bulan tidak bertemu Eommanya bertambah menyebalkan?

“Eomma aku anakmu!”

“kau masih belum mengenalkanku pada lelaki lain, semenjak seungho pindah ke jepang 2 tahun lalu, gyuri?” Dan sialnya! Eommanya mengungkit masalah itu. Gyuri menelan ludah. Lebih baik menyerah daripada mengungkit masalah ini. Sedikit kesal karena banyak orang mengungkit kesendiriannya selama 2 tahun. Mungkin karena Gyuri cantik dan sangat menarik tapi tidak pernah terlihat bersama Pria. Ah Gyuri frustasi! Mengapa semua orang selalu ingin tahu. Berusaha mengumpulkan nyawanya lagi.

“Kapan bocah itu datang?”

“hari ini… Makanya pulanglah ke apartementmu sekarang. Rapikan kamar yang kosong buat dia senyaman mungkin ” Eomma tersenyum kecil, melihat Gyuri seperti menyerah. Okay jangan perpanjang perseteruan ini.

“Akan ku buat setidak nyaman mungkin!” gumam Gyuri pelan berusaha tidak terdengar oleh Eommanya.

“kau bicara apa gyuri?” tanya Eomma Gyuri, membuat Gyuri menelan ludah. Mengambil cangkir yang ada di meja menyeruputnya.

“ah ani,,,sampai berapa lama?” tanya Gyuri ketus, berusaha mengalihkan pertanyaan Eommanya.

“sampai kau menikah…”

“EOMMA!” marah Gyuri. Persetan dengan pernikahan dia baru 25 tahun.

“hahaha eomma bercanda.. Sampai dia selesai mengambil mata kuliahnya disini, lalu dia akan kembali ke amerika.”

********

Gyuri membanting pintunya apartementnya melempar tasnya ke sofa warna peach miliknya.

Ah mimpi apa dia harus berbagi tempat tinggalnya dengan seorang bocah lelaki.

Ah melirik notebooknya yang tersimpan rapi di meja dekat ruang tv.

Berjalan ke arah notebooknya. Berharap ada balasan e-mail dari Seungho. Ah sepertinya tidak akan ada.

Menyalakan notebooknya, sambil menyalakan tv, merubah rubah saluran tv. Tidak tertarik dengan itu semua.

“TING TING!” terdengar bunyi dari notebooknya yang menyala sepenuhnya.

Menatap ke layar Lcd notebooknya.

“YOU’VE GOT ONE MESSAGE!”

Gyuri sedikit tersenyum mengklik tulisan itu.

“from : seungyeon
kemana kau? Dan kenapa ponselmu tidak aktif.”

Gyuri menggigit bibirnya. Kecewa karena bukan email dari seseorang yang ia harapkan.

*******

Seorang pria dengan tas ransel hitam di punggungnya serta koper di kedua tangannya. Berjalan masuk ke gedung apartement bertingkat tersenyum kecil. Mendatangi lobby yang hanya beberapa langkah dari pintu masuk. Apartement yang cukup mewah tersenyum sesekali mengerling pada beberapa wanita dan gadis yang melihatnya. Sedikit nakal memang, tapi itu hanya untuk kesenangan sesaatnya.

“Aku tamu nona Park Gyuri, bisa tunjukan aku tempatnya.” tersenyum ke arah wanita yang mengatur pembukuan. Terlihat tegang wanita itu terlihat tegang. Jonghyun menggerakkan tangannya, mengetuk jemarinya di meja resepsionis.

“lantai 15 tuan… Nomor 43” Sedikit bergetar saat mengatakan itu. lelaki itu kembali mengerling pada wanita resepsionis itu.

Berjalan santai menuju lift, sedikit berdeham kecil sebelum memasuki lift. Masih menjadi pusat perhatian dari beberapa gadis. Menekan angka 15. Sedikit memberi bungkukkan kecil pada orang yang lebih tua saat memasuki lift.

Lantai 15.

Lelaki itu keluar dari Lift itu, menatap 3 buah pintu. “45”

Sedikit bergerak kekanan, melangkahkan kakinya. Menatap angka 43 yang menempel di pinti paling ujung.

Berjalan menghampiri pintu itu. Meletakkan koper kopernya dilantai. Menekan bel yang berada disebelah kanan pintu.

“CKLEK!”

“Anyeonghaseyo! Na neun Jonghyun imnida, Kim Jonghyun imnida.”

TBC~

NB : thanks buat kak Miki yang mau direpotin buat bikin poster FF ini. makasih banyak kak 🙂 Thanks juga buat betulin summary yang formnya ancur ancuran ^^

Advertisements